Pasar Saham Turun - ANCAPRA

 


Wall Street sudah menciptakan suatu yang lebih menakutkan daripada tapering, pajak, serta Cina Evergrande Group digabungkan. Ini diucap rata- rata pergerakan 50 hari.


Prediksi malapetaka yang hendak tiba dari kepala pembicaraan Wall Street bersinambung minggu kemudian. Alibi mundurnya banyak: Pasar saham sudah reli sangat lama serta naik sangat mudah, Federal Reserve hendak menghapus pembelian obligasi yang sudah menolong menopang pasar, pajak siap buat naik, informasi ekonomi melambat. Tidak satu juga dari itu betul- betul meninggalkan sisa.


Tetapi setelah itu S&P 500 turun 0, 6%, jadi 4432, 99, sepanjang seminggu, sedangkan Dow Jones Industrial Average turun 0, 1%, jadi 34. 584, 88, serta Nasdaq Composite merosot 0, 5%, jadi 15. 043, 97. Buat S&P 500, ini merupakan penutupan awal semenjak 18 Juni di dasar rata- rata pergerakan 50 hari—ukuran teknis dari penutupan 50 hari tadinya yang kerap berakhir selaku support ataupun resistance serta dikala ini terletak di 4436, 35. Untuk para orang dagang, itu sangat menakutkan.


Kalau penyusutan pula terjalin pada hari kedaluwarsa opsi—ketika taruhan opsi kedaluwarsa serta digulirkan, umumnya hari yang bergejolak—juga membuat momen itu penuh. Semenjak Mei, kedaluwarsa opsi sudah jadi waktu untuk S&P 500 buat melaksanakan uji kilat rata- rata pergerakan 50 hari saat sebelum melambung lebih besar. Serta kala aku berkata kilat, iktikad aku kilat, sebab umumnya indeks memerlukan satu hari, bisa jadi 2, buat rebound.


“ Dialog MA 50- Hari sudah dipentaskan di kepala kami dengan tiap penarikan,” tulis Frank Cappelleri, pakar strategi meja di Instinet." Serta sedangkan kita bisa jadi muak mencermatinya, penyusutan pembelian di dekat garis sudah jadi fenomena nyata."


Kali ini mempunyai rasa yang berbeda. Persinggahan S&P 500 mendekati 50 hari lebih lama, catat Jonathan Krinsky, kepala teknisi pasar di Bay Crest Partners. Telah duduk di dekatnya sepanjang dekat 6 hari perdagangan saat ini, tanpa penyusutan besar ataupun pantulan besar." Pengaturan dikala ini nampak sedikit lebih semacam konsolidasi pada DMA 50, selaku lawan dari penyusutan kilat berupa V tadinya," tulis Krinsky.“ Apa yang kami katakan merupakan kalau metode kami hingga di mari dikala ini terasa sedikit berbeda dari 4 sampai 5 kali terakhir.”


Tetapi, Krinsky mengakui kalau penutupan di dasar 50 hari tidak lumayan buat membuat panik. Itu sebab S&P 500 saat ini sudah berjalan 218 hari tanpa 2 penutupan di dasar rata- rata, rekor terpanjang kedua semenjak 1990. Kita tidak hendak ketahui apakah rekor itu rusak sampai akhir perdagangan pada hari Senin.


Pasar mempunyai banyak alibi buat menembus 50 hari, bila memanglah cenderung demikian. Bisa jadi Evergrande( ticker: 3333. Hong Kong), pengembang properti Cina yang bermasalah, hendak teruji jadi momen Lehman serta bawa pasar dunia turun bersamanya. Bisa jadi The Fed hendak mengejutkan seluruh orang serta mulai kurangi minggu ini. Bisa jadi terdapat suatu yang mengintai di luar situ semacam Baba Yaga dari dongeng- dongeng tua, serta bisa jadi sangat mirip dengan Keanu Reeves.


Tetapi bisa jadi seluruh kelemahan serta kekhawatiran September merupakan perihal yang baik, mempersiapkan pasar buat pergerakan selanjutnya." ACWI oversold lagi, serta sentimen tidak sangat optimis," tulis Regu Hayes dari Ned Davis Research, mengomentari MSCI All- Country World Index." Ketahanan pasar dalam mengalami musiman September yang negatif bisa jadi pratinjau dari respons bullish terhadap kecenderungan musiman yang berganti menguntungkan pada kuartal keempat." 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama