SURAT SETAN - ANCAPRA

 


Sebelum Ramadan kemarin, aku mendapat surat dari setan. Dia berkata dia akan pergi selama bulan Ramadan. Setan sialan! Berani-beraninya dia berdusta. Buktinya di luar orang masih saling hina, saling siksa, saling dusta dan aku baru saja tergoda untuk berbuka puasa di siang bolong! Bukan salahku! Salah setan-setan itu yang telah menggodaku. Dasar setan kurang ajar!

Hari ini baru saja kuterima surat dari setan lagi.

“Bukan aku yang menggodamu, dasar manusia. Berjalanlah ke depan cermin sambil terpejam. Kemudian buka matamu perlahan. Dialah yang menggodamu”

Aku melakukan hal yang Ia pinta. Kulihat wajahku ada disana.

“Kaulah setanmu sendiri” kata setan di akhir surat. Aku menelan ludah. Telingaku serasa dijejali tawanya yang terbahak-bahak.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama